Berita

Mahasiswa UI Buat Drone Untuk Digunakan Dalam Rangka PSBB Efektif

12 Jun 2020, 10:43 WIB

Mahasiswa UI Buat Drone Untuk Digunakan Dalam Rangka PSBB Efektif

 

Dalam rangka mendukung kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia untuk menangani pandemi COVID-19, sejumlah mahasiswa lintas fakultas Universitas Indonesia (UI) turut serta menyumbangkan idenya dalam mengembangkan Hybrid Quadplane Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Teknologi yang dikembangkan oleh tim yang diketuai oleh Adam Sultansyah ini bergerak menggunakan autopilot. Alat ini diperuntukkan untuk mengawasi pelaksanaan PSBB dimana jika terdeteksi adanya kerumunan yang melebihi 5 orang melalui kamera, maka alat tersebut akan mengeluarkan peringatan. Kelebihan dari Hybrid Quadplane UAV ini sendiri adalah dapat terjangkaunya daerah dengan akses sulit, biaya yang lebih murah dan fungsi yang efisien, serta pemantauan dilaksanakan secara real time.

 

            Hybrid Quadplane UAV merupakan modifikasi dari fixed wing dan multicopter sehingga memiliki daya jelajah yang jauh. Selain itu, terdapat kemampuan take-off dan landing vertikal sehingga drone ini tidak membutuhkan landasan pacu. Adapun kemampuan dari Hybrid Quadplane UAV ini mencakup autonomous flight, real time video montoring, object detection, dan megaphone loudspeaker. Autonomous flight adalah kemampuan untuk terbang secara otomatis dengan menggunakan kontrol dari komputer. Dengan begitu, UAV akan dapat terbang sesuai daerah-daerah yang sudah ditetapkan. Selain itu, dapat dilaksanakan video streaming yang digunakan untuk memantau melalui teknologi real time video monitoring. Dengan adanya fitur object detection, drone ini dapat menggantikan fungsi manusia dalam mengenali kumpulan orang. Sedangkan, megaphone loudspeaker digunakan untuk memberi peringatan kepada masyarakat yang berkumpul. Alat ini pun diestimasi dapat terbang selama 20 sampai 30 menit dalam sekali pakai.

 

            Ide yang digagas oleh Adam Sultansyah, Ardi Ferdyhana, Cindy R. Muffidah, Kevin Yosral, Lendi Larici, Muhamad Naufal Rianidjar, dan Viliasio Sirait ini merupakan salah satu dari 17 ide terpilih untuk menerima penghargaan Ideathon. Dengan adanya alat seperti ini, diharapkan pengawasan selama PSBB menjadi lebih efisien dan aparat berwajib dapat tetap menjalankan kewajibannya.

 

 

Editor : Medeline Belda