Kesehatan

Amankah Pergi ke Dokter Gigi di Masa Pandemi?

30 Jul 2020, 08:58 WIB

Amankah Pergi ke Dokter Gigi di Masa Pandemi?

 

            Mengingat COVID-19 adalah penyakit yang menyebar melalui droplet yang juga terdapat dalam air liur dan dahak, tentu saja dokter gigi memiliki resiko yang besar dalam tertular. Terlebih, banyak dari alat yang digunakan oleh dokter gigi memiliki kemampuan untuk menyemburkan droplet ini. Lantas, apakah aman bagi kita untuk mengunjungi dokter gigi? Praktik dokter gigi bisa menjadi media penularan karena biasanya ruangan yang digunakan tidak didesain untuk memiliki perlindungan yang sesuai dengan COVID-19, dimana tidak ada ruangan isolasi atau ruangan yang biasa digunakan hanyalah satu. Untuk itu, kita harus lebih bijaksana dalam memutuskan apakah kita perlu untuk mengunjungi dokter gigi.

            Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) juga telah menyarankan untuk masyarakat menunda rencana untuk mengunjungi dokteri gigi. Oleh karena itu penting bagi kita untuk mengetahui tindakan apa saja yang memiliki urgensi tinggi dan yang tidak. Tindakan yang kurang memiliki urgensi yang bisa diartikan sebagai dapat ditunda mencakup pembersihan gigi, pemeriksaan radiologi, pemutihan gigi, kontrol kawat gigi, alasan kosmetik, dan tindakan untuk gigi yang tidak nyeri. Sedangkan untuk situasi yang dapat dipertimbangkan untuk pergi berkunjung ke dokter gigi mencakup gigi yang nyeri, pendarahan, pembengkakan, gejala infeksi, perawatan yang tidak dapat dilakukan sendiri, dan trauma yang menyebabkan gangguan bernapas. Untuk lebih yakin, kita dapat melakukan konsultasi secara daring dengan dokter gigi.

            Selain itu, ketika kita hendak mengunjungi dokter gigi kita juga harus menginformasikan apakah kita memiliki riwayat yang memungkinkan untuk tertular COVID-19 serta apakah kita memiliki gejala tertentu. Para dokter gigi juga akan menerapkan protokol kesehatan termasuk menggunakan alat pelindung diri (APD) dan menggunakan alat yang steril dengan kondisi lingkungan terdesinfeksi. Walaupun begitu karena adanya orang tanpa gejala (OTG) yang mungkin menjadi pembawa virus. Oleh karena itu, sebaiknya kita menunda pergi ke dokter gigi jika bukan merupakan kasus darurat demi kesehatan diri sendiri dan dokter gigi yang merawat kita. Maka perlulah kita untuk senantiasa menjaga kesehatan gigi sebagai tindakan preventif.

 

Oleh : Medeline Belda

Referensi:

https://www.webmd.com/lung/coronavirus-dental-care#1 di akses 30/7/2020

https://www.thejakartapost.com/news/2020/05/22/dentists-continue-services-via-teledentistry-and-with-tighter-protocols.html di akses 30/7/2020

https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/21/170300723/dokter-gigi-rentan-kena-droplet-covid-19-begini-protokol-pencegahannya?page=all#page2 di akses 30/7/2020